Menuku

Opening

Selamat Datang Di Website Resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. ===> Sambut Kajari Baru, MUI Bojonegoro Dorong Sinergi Hukum dan Harmoni Sosial, Kemenag Bojonegoro Apresiasi Kolaborasi MUI dan BPJS Kesehatan melalui Program Tasbih JKN, MUI Bojonegoro dan BPJS Kesehatan Perkuat Kolaborasi Pelayanan Umat melalui Program Tasbih JKN, Pasca MUSDA MUI Kecamatan, Pengurus Harian PD MUI Kabupaten Bojonegoro adakan Rapat Koordinasi, MUI Kecamatan Bubulan Bentuk Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2026–2031, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemaslahatan Umat. MUSDA MUI Margomulyo 2026: Mengukuhkan Kepemimpinan, Memperkuat Khidmah untuk Umat.

MUI Bojonegoro Kukuhkan Pengurus Kecamatan, Perkuat Manajemen Organisasi dan Literasi Digital Keagamaan

Sambutan Ketua Umum MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur

muibojonegoro.or.id | Bojonegoro Penguatan organisasi menjadi langkah penting agar MUI semakin mampu menjalankan peran sebagai pelayan umat, mitra pemerintah, dan penggerak ukhuwah di tengah masyarakat. Hal tersebut menjadi semangat dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro, Penguatan Kapasitas Manajemen Organisasi, serta Launching Website MUI yang dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026 di Gedung Angling Dharma Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro H. Amanullah, Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H., unsur Forkopimda, mitra kelembagaan, serta seluruh pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Selain pengukuhan pengurus, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan kapasitas manajemen organisasi yang disampaikan oleh H. Ali Musthofa, M.HI selaku Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bojonegoro. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pengurus memahami tata kerja organisasi, penyusunan program, koordinasi, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan.

Para pengurus juga dibekali Buku Panduan Kerja Pengurus MUI Kecamatan sebagai pedoman dalam menjalankan amanah organisasi. H. Ali Musthofa menekankan bahwa setelah pengukuhan, prioritas utama pengurus adalah melakukan konsolidasi internal, menyusun program kerja sesuai kebutuhan masyarakat, serta membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, KUA, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bojonegoro, H. Ali Musthofa, M.HI menyampaikan materi
penguatan kapasitas manajemen organisasi

Ketua Umum MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda menyampaikan bahwa MUI Kecamatan harus hadir memberikan manfaat nyata bagi umat. Pengurus tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga menjadi penghubung antara ulama, masyarakat, dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial keagamaan.

Kegiatan juga ditandai dengan launching website MUI Kabupaten Bojonegoro sebagai bagian dari penguatan literasi digital keagamaan dan peningkatan komunikasi organisasi kepada masyarakat.

Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah mengapresiasi langkah MUI dalam memperkuat kelembagaan hingga tingkat kecamatan. Menurutnya, sinergi ulama dan pemerintah menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat Bojonegoro yang religius, harmonis, dan berdaya.

Melalui pengukuhan, penguatan manajemen organisasi, dan transformasi digital, MUI Kabupaten Bojonegoro meneguhkan komitmen untuk menghadirkan organisasi yang lebih tertata, aktif, dan dekat dengan umat.

Berita Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar